GELOMBANG TINGGI DAN BANJIR ROB, DAMPAK GRAVITASI BULAN

Tingginya permukaan air laut yang menyebabkan banjir rob di beberapa lokasi di Pantai Utara Jawa selama beberapa hari terakhir sebagai dampak astronomi terjadinya bumi, bulan dan matahari berada dalam satu garis lurus (spring tide). Akibat pengaruh gaya tarik (gravitasi) bulan dan matahari terhadap bumi inilah yang mengakibatkan naiknya tinggi muka laut.

Menurut Dr. Yunus S. Swarinoto Deputi Bidang Meteorologi, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pusat, kondisi tersebut merupakan siklus rutin bulanan yang normal terjadi. Akan tetapi karena bersamaan dengan terjadinya anomali positif tinggi muka air laut di wilayah Indonesia yang mencapai 15-20 cm, maka menimbulkan kerugian materi di beberapa wilayah, seperti pesisir Jakarta, Pekalongan, Semarang dan Yogyakarta. Kondisi ini diperkirakan akan bertahan hingga 2 hari ke depan.

“Untuk gelombang pasang yang terjadi di Barat Sumatera dan Selatan Jawa hingga NTT, selain disebabkan adanya pengaruh tersebut di atas juga diperkuat dengan adanya penjalaran alun (swell) yang dibangkitkan dari pusat tekanan tinggi subtropis di barat daya Australia. Potensi gelombang tinggi ini masih akan terjadi sampai 5 hari ke depan. Seperti perairan utara dan barat Aceh, barat Nias – Mentawai, Bengkulu – Kep. Enggano, barat Lampung, selatan Banten hingga Jawa Timur dan perairan selatan Bali, NTB dan NTT”, jelasnya. 

Dengan masih tingginya kondisi gelombang laut di beberapa wilayah Indonesia, Yunus menghimbau masyarakat agar tetap waspada dan siaga, terutama masyarakat pesisir pantai barat Sumatera dan selatan Jawa hingga NTT. Hal ini perlu diperhatikan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gelombang tinggi.

Yunus memaparkan, bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG membuka layanan informasi cuaca 24 jam melalui call center 0216546315/18 atau mengaksesnya di laman maritim.bmkg.go.id. Selain itu masyarakat juga dapat mengikuti perkembangan informasinya di twitter BMKG dengan mem-follow @infobmkg.

Diberitakan sebelumnya, selama lebih kurang tiga hari terakhir, gelombang tinggi dan banjir rob terjadi di beberapa perairan di Indonesia. Diantaranya terjadi di sepanjang garis pantai selatan Yogyakarta, yakni pantai Depok, Parangtritis, Glagah, Baron dan pantai Kukup. Diprediksi, gelombang tinggi di pantai selatan akan mencapai puncaknya hari ini, Kamis (9/6/2016). Meskipun kondisi air masih surut, tetapi gelombang terpantau besar. Seperti yang diinformasikan Twitter SAR Baron @Sarsatlinmas, puncak gelombang tinggi hari ini diperkirakan mencapai 5,7 meter atau lebih tinggi dari kemarin, Rabu (8/6/2016) yang mencapai 5,1 meter. Akibatnya, beberapa fasilitas di sepanjang pantai tersebut dilaporkan mengalami kerusakan. (Eka Maria)

Berita Terkait

Menjelang Pilkada, Satuan Linmas Kecamatan Pandaan Dibina dan Dilatih Kesiapannya

Menjelang Pilkada, Satuan Linmas Kecamatan Pandaan Dibina dan Dilatih.

 

  Dalam rangka persiapan Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Pasuruan Tahun 2018, pagi tadi, SeninRead More

Menjelang Pilkada, Satuan Linmas Kecamatan Pandaan Dibina dan Dilatih Kesiapannya

Menjelang

Read More

Penyuluhan Hukum Terpadu

Pada bulan September 2016 Tim Penyuluhan Hukum Terpadu Kabupaten Pasuruan kembali mengadakan Kegiatan Penyuluhan Hukum Terpadu (PHT). DiawaliRead More

No Comments

Tuliskan Komentar